Beranda » Pemerintahan » Reklame Ilegal Marak, Satpol PP Gerak Cepat Tertibkan

Reklame Ilegal Marak, Satpol PP Gerak Cepat Tertibkan

Harian Madura

BANGKALAN, detektifjatim.com – Maraknya pemasangan reklame tanpa izin di Kabupaten Bangkalan membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bergerak cepat.

Dalam operasi penertiban yang digelar Kamis (20/11/2025), petugas menurunkan ratusan banner dan sejumlah spanduk yang dinilai melanggar aturan serta tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Satpol PP Bangkalan, Moh Hasbullah, mengatakan penindakan ini dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan reklame mana saja yang dipasang tanpa izin dan bertentangan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Semua reklame yang tidak sesuai aturan kami tertibkan. Banyak di antaranya tidak mengantongi izin,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas mencopot lima spanduk besar dan ratusan banner berbagai ukuran. Sebagian besar ditemukan menempel di pohon, tiang listrik, serta membentang di area publik secara sembarangan.

Hasbullah menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penataan ruang, tetapi juga upaya menutup kebocoran PAD yang selama ini terjadi akibat reklame ilegal.

“Mayoritas reklame yang kami amankan tidak memberikan kontribusi PAD kepada daerah,” jelasnya.

Satpol PP juga mulai menelusuri pihak pemasang dan pemilik reklame. Setelah identitas pemilik diketahui, pihaknya akan memanggil perwakilan perusahaan untuk memberikan teguran resmi. Reklame ilegal tersebut diketahui berasal dari berbagai sektor, mulai dari produk kosmetik hingga provider telekomunikasi.

“Semua data kami cek satu per satu dan akan kami panggil pemiliknya. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Satpol PP berencana menyisir seluruh kecamatan di Bangkalan. Hasbullah menyebut reklame ilegal kini semakin banyak dan harus ditangani secara berkelanjutan.

“Wilayah kota sudah kami bersihkan. Penertiban akan terus kami lakukan di seluruh titik,” pungkasnya. (San)

Tag;

Recent News

Terlewati

Pendidikan

Scroll to Top