Sumenep, Harianmadura.com –Mahasiswa UPI Sumenep melangsungkan aksi demontrasi di depan gedung DPRD Sumenep pada senin 12 Januari 2026
Diketahui aksi tersebut menyoal adanya wacana pilkada tidak langsung yang secara nyata bertentangan dengan semangat reformasi serta dasar kedaulatan rakyat yang menempatkan warga negara sebagai pemegang kekuasaan yang tinggi
tuntutan dari BEM UPI ersebut
1.Menolak secara tegas wacana Pilkada tidak langsung dalam bentuk apa pun.
2. Mendesak DPRD Kabupaten Sumenep untuk berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elit politik.
3. Menuntut DPRD Sumenep menyatakan sikap resmi mendukung Pilkada langsung sebagai wujud demokrasi substantif.
4. Mendorong perbaikan kualitas Pilkada melalui regulasi yang adil, transparan, dan partisipatif, bukan dengan mengenghapus hak pilih rakyat.
Khoirul Anwar anggota DPRD sekaligus Ketua Fraksi partai PAN mengamini tuntutan dari mahasiswa tersebut baik secara pribadi maupun secara kelembagaan Fraksi
” Kami menyetujui tuntutan dari teman teman mahasiswa dan kami akan meneruskan serta memperjuangkan untuk di sampaikan ke pusat ” Ucapnya
Hidayat BEM UPI Sumenep menyampaikan akan tetap mengawal dan memperjuangkan hak suara rakyat demi kebermafaan rakyat Pribumi
“Kami akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan dan ke bermanfaatan bagi rakyat khusus nya masyarakat Sumenep” Ucapnya dengan tegas










